Selasa, 11 Juni 2013



PENGERTIAN SOFTSKILL
Softskill adalah istilah dalam EQ seseirang yang dapat di kategorikan kedalam kekhidupan sosial komunikasi, dan kebiasaan, softskill merupakan keterampilan seseorang yang berhubungan dengan bidang ilmunya, yang melatari adanya softskill adalah karena setiap orang memiliki bakat yang dimana bakat tersebut nantinya akan mempengarusi segi psikologi dari orang tersebut dalam kehidupannya.

Softskill adalah sebuah istilah dalam sosiologi tentang EQ (Emotional Intelligence Quotient) seseorang, yang dapat dikatagorikan atau klusterkan menjadi kehidupan sosial, komunikasi, bertutur bahasa, kebiasan, keramahan, optimasi.
Softskills adalah ‘berbeda’ dengan hardskills yang menekankan kepada IQ, artinya penguasaan ilmu pengetahuan, teknolgi dan ketrampilan teknis yang berhugungan dengan bidang ilmunya.
Softskills adalah ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (termasuk dengan dirinya sendiri). Atribut soft skills, dengan demikian meliputi nilai yang dianut, motivasi, perilaku, kebiasaan, karakter dan sikap. Atribut softskills ini dimiliki oleh setiap orang dengan kadar yang berbeda-beda, dipengaruhi oleh kebiasaan berfikir, berkata, bertindak dan bersikap. Namun, atribut ini dapat berubah jika yang bersangkutan mau merubahnya dengan cara berlatih membiasakan diri dengan hal-hal yang baru.
Atau softskills bisa dapat diartikan sebagai bakat yang dimiliki seseorang sejak lahir. Bakat yang dipunya bias di baling sangat luar biasa dan bakat itu bias dikategorikan sebagai hobby.misalnya bermain sepak bola,gitar,dll.
Jadi menurut saya softskill itu bakat yang sudah ada sejak lahir yang sangat luar biasa dan bakat itu akan muncul apabila seseorang telah menemukan jati dirinya masing-masing.
Karena Softskills itu sendiri akan lahir apabila seseorang memiliki motivasi yang besar untuk berubah lebih baik dari sebelumnya. Soft Skill sendiri sangat berkaitan dengan suatu ketrampilan yang harus seimbang. Contohnya seorang beladiri tidak hanya melatih skillnya namun dia juga harus melatih mental dan pikiran, lalu semua itu disatukan baru bisa mendapatkan kesempurnaan dalam berlatih. Istilah ketrampilan softskil ialah istilah yang mengacu pada kepribadian seseorang yang di asa dari dalam lalu di lengkapi pula dengan ketrampilan Hard Skill.
Katagori Softskills:
Intra-personal skill : ketrampilan seseorang dalam mengatur dirinya sendiri untuk pengembangan kerja secara optimal.
Contoh Intra-Personal Skills:
• Manajemen waktu
• Manajemen stress
• Manajemen perubahan
• Karakter transformasi
• Berpikir kreatif
• Memiliki acuan tujuan positif
• Teknik belajar cepat, dsb
Inter-personal skill : ketrampilanseseorang dalam hubungan dengan orang lain untuk pengembangan kerja secara optimal
Contoh Inter-Personal Skills:
• Kemampuan memotivasi
• Kemampuan memimpin
• Kemampuan negosiasi
• Kemampuan presentasi
• Kemampuan komunikasi
• Kemapuan membuat relasi
• Kemampuan bicara di muka umum, dsb

kesimpulan :
Softskill adalah suatu keterampilan seseorang dalam penguasaan suatu ilmu contohnya
Inter-Personal Skills:
• Kemampuan memotivasi
• Kemampuan memimpin
• Kemampuan negosiasi
• Kemampuan presentasi
• Kemampuan komunikasi
• Kemapuan membuat relasi
• Kemampuan bicara di muka umum, dsb

Jumat, 26 April 2013

SteveJobs Organizational & Leadership style


Steve Jobs Organizational & Leadership Style


Prestasi bisnis Steve Jobs yang legendaris jauh sebelum ia meninggal pada Oktober 2011. Apple Inc, dianggap sebagai pemain ceruk untuk banyak sejarahnya, adalah perusahaan yang paling berharga di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar sebagai tulisan ini. Kebanyakan pemimpin bisnis akan senang untuk mencapai tingkat Jobs keberhasilan pasar, tetapi harus mereka bercita-cita untuk memimpin seperti dia? Sebelum melakukannya, mereka harus menggali ke dalam gaya manajemennya. Jobs pemimpin sekaligus dinamis dan kontroversial, dan keberhasilannya sangat bergantung pada jenius Jobs inovator.         
Banyak pemimpin terkemuka lainnya meninggalkan warisan yang menjadi jelas hanya dengan waktu, namun, kita dapat mengevaluasi kepemimpinan Jobs dengan kejelasan yang luar biasa sudah hari ini.
gaya kepemimpinan Jobs adalah kompleks. Ia sangat terfokus jika dilakukan, cukup percaya diri untuk mengambil lompatan berisiko, dan cukup karismatik untuk meminta legiun karyawan dan pelanggan dalam mengejar tanpa henti dari cita-citanya. Ia juga interpersonal dewasa baik ke masa dewasanya: sabar, keras kepala, dan kritis, jika tidak benar-benar kejam di kali.
Jobs memiliki komitmen membangun berubah-ubah - ia jatuh dan keluar dari cinta dengan orang-orang terlalu mudah, baik secara pribadi dan profesional. Dalam pengejaran tanpa henti tentang bakat atas, ia mampu menciptakan organisasi yang sangat terampil. Tapi ia juga merindukan potensi kontribusi banyak orang yang belum (dan mungkin tidak akan pernah) yang disebut A pemain. Hal ini mengejutkan, bagaimanapun, bahwa banyak orang Jobs ditinggalkan sepanjang jalan mempertahankan rasa hormat enggan untuk kualitas positif - dan beberapa bahkan datang kembali untuk lebih dari merek tertentu penyalahgunaan.
Banyak pemimpin lebih cenderung untuk memimpin dengan kepala mereka atau insting mereka, daripada hati mereka. Seperti misi emotif hanya tampaknya terlalu lembut dan bahkan dapat dianggap kelemahan untuk tradisional, kepekaan kepemimpinan keras kepala.
Namun, penyakit Jobs 'memaksa dia untuk hidup dari semangat dan kreativitas, yang menghasilkan inovasi produk revolusioner, pertumbuhan dan keuntungan bagi organisasi.Tim Pelajaran. "Jadi, ketika ide yang baik datang, bagian dari pekerjaan saya adalah untuk memindahkannya sekitar, hanya melihat apa orang yang berbeda berpikir, membuat orang berbicara tentang hal itu, berdebat dengan orang tentang hal itu, mendapatkan ide-ide bergerak di antara kelompok dari 100 orang, membuat orang yang berbeda bersama-sama untuk mengeksplorasi aspek yang berbeda dari diam-diam, dan hanya mengeksplorasi hal-hal. "
Di hampir setiap bidang kehidupan, tim membuat keputusan yang lebih baik daripada individu. Sementara Jobs memiliki reputasi sebagai sulit untuk bekerja, ia rutin mengaku hanya mempekerjakan eksekutif senior yang kompeten, cerdas, dan "mencintai" Apple-sehingga mereka akan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan individu mereka.
Keberhasilan perusahaan, retensi karyawan tinggi dan pengakuan yang konsisten sebagai salah satu "tempat terbaik untuk bekerja" adalah bukti filosofi tim-sentris nya.
Jobs sering disebut baik sebagai jenius dan modern-hari Thomas Edison. Menariknya, ketekunan Edison mengemudi dicontohkan dalam kutipan terkenal, "Jenius adalah satu persen inspirasi, 99 persen keringat."


Rabu, 10 April 2013

HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA MANAJEMEN, ORGANISASI, DAN TATA KERJA


BAB I
HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA MANAJEMEN,
ORGANISASI, DAN TATA KERJA

A. Pengenalan Terhadap Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
Pengertian manajemen adalah proses kegiatan dan pendayagunaan sumbersumberserta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai : Wadah sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Sedangkan, tata kerja merupakan cara untuk melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia guna mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.
B. Fungsi Manajemen Organisasi
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan
(manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu
yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi dan metode:
a. Planning (perencanaan)
Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya.
Planning merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan
kegiatan fisik dan sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan
sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah
rencana-rencana yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat, seperti:
• Rapat Kerja (pengurus organisasi) yang membicarakan rencana-rencana kerja pengurus serta kegiatan anggota yang akan dilakukan dengan satu atau lebih target yang akan dicapai.
• Rapat Anggaran, untuk menentukan berapa jumlah anggaran yang diperlukan untuk mendukung kerja organisasi atau untuk suatu event / kegiatan (wujudnya daftar RKA) atau proposal kegiatan.
b. Organizing (pengorganisasian)
Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi -fungsi tersebut secara tepat. Organizing dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat. Yang harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara obyektif.
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
• Struktur Organisasi yang mampu menunjukkan bagaimana hubungan
(relationship) antara organisasi/bagian/seksi yang satu dengan yang lain.
• Job Description yang jelas yang mampu menjelaskan tugas masing-masing
bagian.
• Bentuk Koordinasi antar bagian dalam organisasi (misal. Rapat Koordinasi antar bagian, Rapat Pimpinan antar Organisasi, dll)
• Penataan dan Pendataan Arsip & Inventaris Organisasi harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti surat masuk, surat keluar, laporanlaporan, proposal keluar, data anggota, AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat yang dipinjam dll.
c. Motivating (pendorongan)
Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan
mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai. Motivating mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan pemberian tunjangan, penyediaan fasiliatas yang lengkap dan sebagainya.
d. Accounting (pelaporan)
Pelaporan merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya. Wujud kongkritnya adalah :
• Progress Report (Laporan Pengembangan Kegiatan) atau
• Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kegiatan
e. Controlling (pengendalian)
Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan
pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan. Controlling sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan sehingga dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.
C. Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen, Organisasi dan
Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan
pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, di samping itu
pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a. Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber daya dan waktu yang tersedia
b. Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses
pencapaian tujuan

c. Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja dapat dilukiskanseperti di bawah ini.
a. Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar
manusia;
b. Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi
pengelompokkan kerja sama.
c. Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut
harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Manajemen, organisasi dan tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.
BAB II
PROSES ORGANISASI

A. Proses Mempengaruhi
Pengaruh adalah kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok.
Elemen-elemen proses mempengaruhi :
a. Orang yang mempengaruhi (0)
b. Metoda mempengaruhi ( )
c. Orang yang dipengaruhi(p)
Jadi, proses mempengaruhi dapat digambar kan sebagai berikut :
0 —>p
Metode mempengaruhi antara lain sebagai berikut :
a. Kekuatan fisik
b. Penggunaan sanksi (positif/negatif)
c. Keahlian
d. Kharisma (daya tarik)
Daerah pengaruh mencakup hubungan-hubungan :
a. Antara perseorangan
b. Kelompok dengan seseorang
c. Kelompok dengan kelompok
d. Seseorang dengan kelompok
B. Proses Pengambilan  Keputusan
Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara berbagai alternatif.
Konsep Pengambilan Keputusan :
# Identifikasi dan diagnosis masalah
# Pengumpulan dan analisis data yang relevan
# Pengembangan dan evaluasi alternatif
# Pemilihan alternatif
# Implementasi keputusan dan evaluasi terhadap hasil-hasil
Tipe-tipe keputusan manajemen :
# Keputusan-keputusan perseorangan dan strategi
# Keputusan-keputusan pribadi dan strategi
# Keputusan-keputusan dasar dan rutin
Tahap-tahap pengambilan keputusan :
* Intelijen
Merupakan langkah awal menyangkut pencarian berbagai kondisi
lingkunganyang diperlukan bagi keputusan.
* Desain
Pembuatan,pengembangan, dan penganalisaan berbagai berbagai
rangkaian kegiatan yang mungkin dilakukan.
* Pemilihan
Pemilihan serangkaian kegiatan-kegiatan tertentu dari alternatif-alternatif
yang tersedia.
Model-model pengambilan keputusan :
+ Relationalitas Keputusan
+ Model-model perilaku pengambilan keputusan
Teknik Pengambilan Keputusan :
# Teknik-Teknik Kreatif :
Brainstorming&Synectics
# Teknik-Teknik Partisipatif
# Teknik-Teknik pengambilan keputusan modern : Teknik Delphi, Teknik
Kelompok Nominal
BAB III
KESIMPULAN

* Terdapat hubungan yang erat antara manajemen, organisasi dan tata kerjaketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.
* Proses mempengaruhi pengambilan keputusan. Proses-proses ini juga
merupakan proses-proses organisasional karena lebih penting daripada
manajer individual dalam pengaruhnya pada pencapaian tujuan-tujuan
organisasi.
DAFTAR PUSTAKA
Widyatmini & Izzati, Seri Buku Diktat Kuliah : Pengantar Organisasi dan Metode, Gunadarma, Jakarta, 1991
http://www.lppsm.co.cc

Kamis, 17 Januari 2013

Kasih Sayang Seorang Ayah


                                 Kasih Sayang Seorang Ayah
      Sejak bercerai dengan ayah , mama menikah lagi dengan laki – laki yang kaya raya . dan sejak saat itu aku memilih  untuk tinggal bersama mama . mama melarang aku untuk berhubungan dengan ayah . mama juga sangat melarang aku untuk menemui ayah , mama juga menyuruh aku untuk membenci ayah. Sebagai anak aku nurut nurut aja apa kata mama karena aku masih mandang sebelah pihak . aku Dina , remaja berusia 18 tahun . saat ini aku duduk di bangku SMA .Aku memiliki 2 sahabat baik. Sherly dan meisha. Sangking baik nya hubungan ku dengan sahabat – sahabat ku . aku mempercaya kan mereka sepenuh nya , termasuk mencerita kan masalah ku ini.
      Kalau aku bercerita tentang kebencian ku terhadap ayah pada sherly dan meisha. Pasti dia menasehatiku , mereka bilang tidak sepantas nya kalau bersikap seperti itu terhadap ayah . karena biar gemana pun ayah adalah ayah kandung kamu darah daging kamu dan suatu saat nanti kamu pasti butuh sosok  seorang ayah . tapi aku tetap membenci ayah , ya mungkin karena aku masih dan masih memandang sebelah pihak . tidak hanya itu aku juga takut dengan mama
      Suami baru mama , yang kini aku panggil ayah . sangat menyayangi ku , semua kebutuhan ku terpenuhi oleh nya . apa yang ku minta pasti di berikan nya . Aku senang menghabis kan waktu dengan ke dua sahabat ku . sekedar makan dan jalan jalan , sebenar nya sih menghabiskan waktu dengan cara sepereti ini menghabis kan uang ku. Tapi apa boleh buat ini semua kulakukan demi mendapat kan kebahagian di luar rumah . Sampai suatu ketika uang aku habis , dan aku tidak berani minta uang ke mama. Aku binggung harus harus minta uang ke siapa , tidak mungkin aku minta uang ke ayah tiri ku , kalau tidak melalui mama. Tiba tiba aku ingat ayah . . disini aku menyadari bahwa semua yang dibilang sahabat aku adalah benar . “ Aku butuh sosok seorang ayah “ . Tanpa pikir panjang aku segera menghubungi ayah.
 “ Hallo Ayah ” buka dina
 “ Ya , Ada apa Din ? tanya Ayah
 “ Ayah , Dina butuh bantuan ayah “ jawab Dina
“ Bantuan apa Din ?” Tanya Ayah lagi
“ Ayah , Dina lagi butuh uang . tapi Dina tidak berani minta uang ke mama, Ayah tolong kirimin uang  ke rekening Dina . jawab Dina
“ Baik nak nanti Ayah kirimin “
Oke , makasih ya Yah”  , ucap Dina
“ ya nak sama sama” ,  jawab Ayah
Tanpa pikir panjang ayah segera mengirimkan uang ke rekening Dina. Sebagai seorang ayah tidak mungkin bersikap kejam terhadap anak nya sekali pun anak nya kejam terhadap ayah nya.
      Dina memang benar benar membenci ayah nya . sehingga setiap hari Dina mengirim pesan berisikan “ AYAH JAHAT “ . Dina terpengaruh oleh mama nya , karena mama selalu bilang kalau Ayah jahat , Ayah yang ninggalin kita dari kamu kecil .
      Di perlakukan seperti itu ayah hanya diam dan sabar , terus berusaha untuk mengerti dan memahami Dina yang masih labil . Walaupun Dina seperti itu ayah memperhati kan Dina dari kejauhan , tentu saja tanpa sepengetahuan Dina . ternyata selama ini Dina sering keluar malam bersama kedua sahabat nya dugem dan sebagai nya . melihat tingkah putri nya itu ayah memberi nasihat pada Dina . .
  Hallo Dina “
“ Ya , Ayah . . Ada apa ?
“Ayah mau bicara Din”
“ nanti Dina ke rumah Ayah  ya “
“ Baik Ayah nanti sore Dina ke rumah Ayah “
 Dina penasaran apa yang ingin di bicarain sama ayah ??
“ Bel rumah ayah berbunyi  “ Dibuka kan pintu dan Dina lah yang mengunjungi rumah nya
“ Eh Dina , Silahkan masuk nak “
“ Iya ayah , ayah mau bicara apa ? ”
“ Nak , selama ini Ayah memperhati kan kamu , kamu sering keluar malam kan ? “
“ Iiii iya Ayah “ jawab Dina berbata bata
“ Nak , kamu itu perempuan . tidak bagus di lihat orang kalau anak perempuan keluar malam “
Tutur Ayah
“ Ayah . Dina udah besar . Dina udah tau yang mana yang baik dan mana yang jelek  . Dina juga bisa jaga diri kok Yah . pokok nya ayah tenang aja ya “ jawab Dina seolah membantah.
“ oke , baik lah nak. Ayah percaya sama Dina “
Ayah hanya bisa tersenyum dan sambil mengelus dada
“ ya udah Ayah, Dina pamit dulu “ iya nak , hati hati ya jawab ayah
      Sampai dirumah . mama sudah berdiri di depan pintu , dari mana kamu Din ? tanya mama dari rumah teman ma ‘ jawab Dina . . Bener dari rumah temen , ngga dari rumah ayah kan ?
Datang ke rumah ayah ma ? . ayah kan jahat  sama kita . baik lah , janji ya Din sama mama ? Iya mama Dina janji “ jawab Dina “ udah ya ma Dina mau ke kamar dulu. Secara diam diam rupa nya mama menyimpan curiga terhadap Dina .
      Untuk sekalian kali nya Dina keluar dari malam bersama temen nya , secara diam diam Dina beranjak dari rumah .dan ternyata saat ingin keluar mama sudah terlebih dahulu berada di luar , mau kemana kamu Din ?” tanya mama “ mau main sama temen . temenma . “ jawab Dina . Berhubung mama curiga terhadap Dina khilaf lah mama Dina karena kecurigaan nya itu. Di tampar lah pipi Dina. Tanpa di duga duga ayah datang menghempas tangan mama. Dina sedih atas perlakuan mama nya itu , memeluk ayah dengan erat “ itu lah yang di lakukan Dina kenapa kamu seperti itu sama Dina . Dina ngga salah apa apa ! kenapa pula kamu melarang Dina untuk menemui ku , aku ini ayah nya . ayah kandung nya ! “
Mama hanya diam . . .
      Usai kejadian itu . Dina memilih untuk tinggal bersama ayah . Dina menyesal selama ini Dina hanya memandang sebelah pihak . selalu beranggapan bahwa ayah jahat . tapi semua anggapan nya itu berbanding terbalik dengan kenyataa yang sebenarnya . Dina berpikir “ sejelek apapun orang tua , orang tua tetap lah orang tua, dan ayah tetap ayah . dan seburuk apapun statement tentang ayah , ayah tetap ayah ku , tanpa ayah aku tidak mungkin ada sebagaimana aku ada saat ini “ .
        




      

MENGHARGAI PEREMPUAN DALAM AGAMA ISLAM

MENGHARGAI PEREMPUAN DALAM AGAMA ISLAM


Lelaki Bule berkebangsaan inggris bertanya “ kenapa dalam islam wanita tidak boleh jabat tangan dengan peria ? “
Seorang muslim menjawab  . . . “ bisa kah kamu berjabat tangan dengan ratu elizabeth ”
Si Bule inggris menjawab . “ oh tentu tidak bisa ! Cuma orang orang tertentu saja yang bisa berjabat tangan dengan ratu. “
Si muslim tersenyum dan berkata : “ wanita wanita muslimah kami adalah para ratu , dan ratu tidak boleh berjabat tangan dengan pria sembarangan yang bukan muhrim nya . “
Lalu si bule inggris bertanya lagi . “ kenapa perempuan  islam menutupi tubuh dan rambut mereka? “
Si muslim tersenyum dan punya 2 permen . ia membuka yang pertama , trus yang satu lagi tertutup . dia melempar kan ke dua nya ke lantai .
Si muslim bertanya : “jika saya meminta anda untuk mengambil permen, mana yang anda pilih ? “
Si Bule inggris menjawab: “ yang tertutup . . “
Dan si muslim pun berkata : “ itulah cara kamimemperlakukan dan melihat perempuan .
Si bule itu berkata “ SUBAHANALLAH